General Linguistics And Indo-European Reconstruction

Posted in Linguistik on Agustus 25, 2007 by kamalinev

by Frederik Kortlandt

There is good reason to be ambivalent about the usefulness of general considerations in linguistic reconstruction. As a heuristic device, a theoretical framework can certainly be helpful, but the negative potential of aprioristic considerations must not be underestimated. E.g., there is a whole range of phenomena which receive a natural explanation when we assume that glottalization is ancient in Germanic. The methodological question is: why have scholars been reluctant to identify the vestjysk stød with the English glottalization as a historical reality which may have been inherited from the proto-language? The role of general linguistics is to provide an idea of what can be expected in linguistic development, not by theoretical reasoning but by inspection of what actually happens.

Baca selebihnya »

Pembelajaran Sastra Lama Dan Sastra Modern: Antara Ada Dan Tiada

Posted in Sastra on Agustus 25, 2007 by kamalinev

Pendahuluan
Pembelajaran sastra di lembaga pendidikan formal dari hari ke hari semakin sarat dengan berbagai persoalan. Tampaknya, pembelajaran sastra memang pembelajaran yang bermasalah sejak dahulu. Keluhan-keluhan para guru, siswa, dan sastrawan tentang rendahnya tingkat apresiasi sastra selama ini menjadi bukti konkret adanya sesuatu yang tak beres dalam pembelajaran sastra di lembaga pendidikan formal (Nestapa, 2005). Beberapa keluhan dalam pembelajaran sastra di lembaga pendidikan formal jika mau dipetakan barangkali berkisar pada hal-hal berikut.
Baca selebihnya »

Penelusuran Hubungan Intertekstualitas Ayat-Ayat Suci dalam “Ayat-Ayat Cinta”

Posted in Sastra on Agustus 25, 2007 by kamalinev

Ayat-Ayat Cinta: Novel Pembangun Jiwa
Para pecinta buku, terutama buku-buku fiksi islami di tanah air tentu tidak asing lagi dengan novel berjudul Ayat-Ayat Cinta (AAC) karangan Habiburrahman El Shirazy. Novel yang pada mulanya dimuat dalam harian Republika ini merupakan cerita bersambung. Novel populer ini kini telah dicetak lima belas kali (Juni 2006), dan lebih dari 110 ribu eksemplar telah terjual habis di pasaran.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kepiawaian si penulis dalam meramu cerita dalam novel AAC. Meskipun sudah dua kali, banyak para pembaca mengaku masih ingin membaca ulang novel ini. Sebuah novel yang sangat memikat dan mengagumkan (Republika, Juli 2006). Demikian pujian-pujian yang didengungkan banyak pemerhati novel AAC ini.
Baca selebihnya »

Perkembangan Linguistik di Indonesia Hingga Akhir 90-an

Posted in Linguistik on Agustus 25, 2007 by kamalinev

Paradigma, Tendensi, Aliran, dan Gerakan*)
Linguistik dewasa ini berkembang dengan pesat. Perkembangan tersebut dapat dilihat dari kian banyaknya teori dan penelitian yang telah dihasilkan serta munculnya bermacam gerakan dan aliran. Perkembangan teori-teori tersebut merata pada pelbagai cabang-cabang linguistik, seperti pada fonetik, fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, juga pragmatik. Bukan itu saja, penelitian-penelitian yang dilahirkan dari perkembangan teori tersebut pula semarak dan tumbuh bak jamur di musim hujan. Perkembangan teori dan makin banyaknya penelitian yang dihasilkan itu tidak terlepas dari gerakan dan aliran yang memayungi dan menyemarakkan dunia linguistik.
Baca selebihnya »